There was an error in this gadget

Saturday, December 12, 2009

Life's Easy because They Get My Back

"Yaudah de. Emang kenapa sih kalau dia udah gak ada lagi? Kenapa lo sebegitunya butuh dia untuk jadi tempat bersandar? Lo tuh masih punya banyak teman-teman lain yang bisa lo mintain bantuan, yang masih peduli sama lo. Bukan cuma dia doang."

gue lagi iseng-iseng membuka blog lama gue yang sempat menjadi tempat sampah sementara dahulu kala di suatu masa, saat gue sedang menghadapi suatu masalah tidak menyenangkan dan sangat perlu tempat untuk menumpahkan semuanya. ketika sedang membaca-baca ulang, gue pun menemukan kembali satu postingan dimana didalamnya terdapat potongan kalimat diatas.

kalimat diatas itu diucapkan oleh sahabat-bat-bat gue (untuk menekankan seberapa sahabatnya dia untuk gue hehe), si Adjie. waktu itu, di jaman dahulu kala, ada masa dimana gue sedang berada di titik terendah sepanjang sejarah kehidupan remaja dan dewasa muda gue dan untuk pertama kalinya gue baru menyadari "ooh, begini ya rasanya kehilangan seseorang."

waktu itu gue menceritakan ke Adjie tentang bagaimana gue merasa kehilangan pegangan, bagaimana gue merasakan ketakutan untuk sendiri, dan gue sangat tidak ingin kehilangan apa yang telah gue punya selama ini. Setelah gue mengeluh sekian lama, akhirnya dia mengatakan hal diatas dan akhirnya perkataan dia membuat gue jadi tersadar bahwa I've Got Friends.

Ya, pada saat itu gue merasa kehilangan seseorang. A significant other dalam hidup gue yang mempunyai arti sangat penting. Tetapi disaat yang bersamaan dengan orang tersebut pergi, gue kemudian menemukan (atau menyadari) bahwa ada banyak orang lain yang masih mau berada disamping gue.

terutama di masa-masa suram itu.

ketika gue dengan sangat sering terus mengeluh, marah, meratap, dan bertanya-tanya kebingungan mengenai perubahan yang terjadi didalam hidup gue, mereka (teman-teman gue) terutama para sahabat-bat-bat gue yang lain si Angky dan si Citra dengan begitu baiknya terus mendengarkan semuanya. mereka membiarkan gue mengeluarkan semua kesedihan dan ketakutan yang gue rasakan, suatu hal yang sangat perlu gue lakukan di saat itu.

sehingga kemudian gue jadi menyadari bahwa ternyata gue masih mempunyai banyak orang disamping gue yang peduli seperti yang dikatakan Adjie. tidak hanya ketiga sahabat baik gue itu, tetapi juga teman-teman gue yang lain, yaitu mereka yang tanpa harus gue beritahu langsung menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak menyenangkan sedang terjadi pada gue, mereka yang tanpa ditanya terlebih dahulu sudah menanyakan kabar gue, mereka yang disaat gue sudah
speechless mau memberikan senyuman dan tepukan di punggung, dan mereka yang dengan suka rela meminjamkan kupingnya dan bersedia memberikan berbagai saran dan nasihat walaupun kebanyakan dari mereka tidak benar-benar tahu detil masalah yang saat itu sedang gue hadapi (hehe).

tapi bentuk perhatian itu berarti sangat besar bagi gue.

Karena ketika hidup sedang tidak menyenangkan, ketika hidup membuat diri kita merasa sangat lemah, dan ketika hidup membuat kita merasa takut untuk menjadi sendiri, sangat menyenangkan rasanya untuk tahu bahwa ada orang-orang disamping kita yang tidak pernah pergi dan selalu ada untuk mengingatkan kita agar selalu menjadi kuat.

Untuk hal yang terakhir ini, gue harus mengucapkan terima kasih yang sangat banyak ke Citra karena dia yang selalu mengingatkan gue akan hal tersebut. Ada masa dimana luka yang gue miliki itu masih berdarah-darah dan emosi yang gue rasakan juga masih sangat kuat sehingga yang ingin gue lakukan hanyalah menggunakan semua media yang tersedia untuk mencurahkan apa yang gue rasakan. di saat itu gue banyak nulis di berbagai media online (dulu masih jaman Friendster juga deh sepertinya haha) tentang semuanya dan kadangkala itu jadi memberikan kesan bahwa gue adalah orang yang lemah.

tetapi untungnya
I've got friend (oh yes I've got a friend !) yang bilang bahwa "lo gak boleh nulis seperti itu de. lo harus jadi orang yang kuat dan bahwa lo baik-baik aja", dan ucapan si Citra benar-benar membantu gue untuk meyakinkan diri gue bahwa
"yeah, okay. I'm fine. maybe not perfectly healed, but I will be. Soon I will be just fine."

oleh karenanya, sekarang gue sangat menyadari bahwa
anyone else may come and go, but true friends? They stick forever.
dan seperti mereka, gue juga akan selalu ada untuk para sahabat-bat-bat gue itu :)

ini beberapa teman-teman terbaik dan sahabat-bat-bat saya :)

because with friends, life is easy.
why?
life is easy, because they get my back.
and I'll always get your backs as well, guys.

cheers!


2 comments: