Showing posts with label love. Show all posts
Showing posts with label love. Show all posts

Saturday, October 24, 2015

Life's Update

Hello!

It's been a very long time since I really, seriously writing a comprehensive story in this blog.
And today, at 00.52 AM, I don't t think I have sufficient time to write long post,
So I just want to update several things.

I know that maybe nobody ever read this blog again, since I've also abandoned it for a long time.
But for years, this blog is a witness to all big things that happen to me.
All the stupid infatuation and heartbreak. 
The first time I'm falling in love. First boyfriend.
Another heartbreak and realization that maybe love can not win over distance.
And the moment when I knew I've found the One. 
The one person who's willing to stand by me. 
Who fought his hardest even when we are separated by hundreds of miles and still love me the same, if not more :)

So, today I just want to share you some updates about all the good things (Alhamdulillah) that happen in my life so far.

  1. I've graduated from Master degree of Adult Clinical Psychology in 2013. This is a dream that I've been hold on to since I was in 3rd year of Elementary School, and finally I can call myself a psychologist. I'm falling in love so much with this profession.
  2. Agi and I are already in our 4th year and he makes me so happy. There are a lot of dramas and tears that was cause by conditions around us. But thankfully I have a strong and kind-hearted boyfriend who always told me that everything will be okay. And he was right. 
  3. We both work REALLY hard to prove to everyone who doubted us, that we can make it. We become better when we're together and this last one year we pour all our heart, soul, sweat, and tears trying to make better lives for ourselves and gain approval from whomever disagree.
  4. August 2015 we finally gather our families and start planning our marriage (yeay!). It's still a long way to go with lots of preparation to make, vendors to choose, and money to gather, but it feels like a fun journey, because I get to do it with one person who always makes everything feels better. 
So there you have it. I'm so thankful for everything that happen, because every little journey count. 
I really want to make posts about our wedding preparation, but I don't think I have enough time (nor the energy!) to write regularly in this blog. besides, we're hiring Wedding Organizer to organize the details, because we're so lazy and tired to handle all the micro details by ourselves haha.

See you later guys. May happiness, health, and prosperity surround us everywhere we go :)

Cheers!


Sunday, March 25, 2012

One Thing That's Real

So many changes happened in life, lately. New friends, new environments, and new challenges to conquer. 
in the past, i always have a group of bestfriends to talk to. people who listen to my rambling, no matter how random they were. we love and sometimes despise each other because the too-often frequency of our meetings. but at least with them, i don't have to tiptoe around, trying to find some opening for me to come inside. because no matter what, they always welcomed me. i'm one of them. i belong there. just like your own home, where you don't have to knock the door and push the bell button to come inside.

but lately, i feel so fake. so isolated. so lonely, that when i think again, i don't really have bestfriends now. of course, there are friends. good friends to talk to, joke around, and spend some good times. but it's different. because with them, i feel like i have to tiptoe around. waiting for them to signaling me and say, "yes, you may come inside". we talk a lot, and sometimes sharing our secrets and pieces of mind. talking about past, present, and hope. but, they are not the people i run into when i feel sad and whom i seek comfort when some things get tough.

it's kinda lonely sometimes. it makes me think, to whom i'm gonna seek help when someday i need it? but then, there's one name come up. one person who always there, giving comfort and consolation. a person who listens to all my rambling, and laughing even to the most not funny, silly imaginations that i have. he accept me for who i am and open his door all the time. to him, i don't have to knock any door, because i always welcomed. i belong there. and he is my home. thank you for being a great boyfriend, and foremost, the very best friend a girl could ask, Jangkung :)


Sunday, November 27, 2011

Life. Love. Passion.

hampir 4 bulan berlalu sejak tulisan terakhir saya, dan hampir 7 bulan sudah lewat sejak pertama kali saya meninggalkan Jakarta dan berangkat ke Semarang. Ada begitu banyak hal yang sudah terjadi, begitu banyak pengalaman yang memberikan warna, dan membuat saya bertanya-tanya sendiri, bagaimana bisa 7 bulan merubah begitu banyak?
it's definitely 7 months of wonder, and let me share this with you.


Life.
hidup saya mulai berubah pada bulan November 2010 yang lalu, ketika saya memutuskan untuk memilih jalur karir di perbankan. beberapa bulan setelah menjalaninya, saya tahu bahwa keputusan tersebut adalah keputusan yang saya sesali. tetapi pernahkah kalian mendengar tentang bagaimana, hal-hal kecil yang terjadi di masa lalu sebenarnya adalah potongan-potongan puzzle untuk melengkapi sebuah rencana besar yang lebih baik di masa depan?
Saya percaya akan hal tersebut, karena di kemudian hari keputusan yang saya sesali tersebut ternyata menjadi suatu jalan yang mempertemukan saya dengan berbagai pengalaman, petualangan, persahabatan, dan cinta. 

Maret 2011 merupakan bulan dimana saya mendapatkan penugasan pertama. my heart almost sank when i heard the announcement. I got Semarang. sejujurnya, dengan pengetahuan Geografis setingkat Amoeba, saat itu saya bahkan tidak tahu Semarang berada di Jawa bagian mana. semuanya terdengar begitu asing, dan kenyataan hidup bahwa semua keluarga saya tinggal dan beranak pinak di Jakarta, membuat segalanya terasa lebih menakutkan. pindah ke Semarang secara otomatis akan membuat saya tinggal di kota yang belum pernah saya kenal, sendirian. belum lagi ditambah dengan kenyataan saya harus bekerja disana, lengkap dengan semua tekanan dan stres yang diberikan.

but somehow, deep down in my mind, i feel like everything is gonna be just fine. saya cemas, tetapi seperti ada keyakinan bahwa apapun yang terjadi, akhirnya akan baik-baik saja.
dan dimulailah perjalanan saya menuju Semarang. kota dimana semuanya berawal :)

minggu-minggu awal di Semarang, saya bertemu sekelompok orang-orang ini.




kebanyakan dari mereka adalah para perantau yang terdampar di Semarang seperti saya, dan bersama mereka, Semarang terasa seperti rumah kedua. Saya hanya menghabiskan waktu 5 bulan di kota itu, tetapi petualangan dengan mereka semua membuat saya merasa mengenal hampir semua sudut kota Semarang jauh lebih banyak dibandingkan Jakarta.

Saya sangat menyukai petualangan dan travelling. Tetapi walaupun travelling selalu masuk ke dalam daftar hobi saya, sejujurnya selama di Jakarta saya hanya pernah mengunjungi Bandung, Puncak, Carita, Lampung dan paling jauh adalah Bali dan Singapura. Ketika berada di Semarang lah saya baru dapat merasakan petualangan dan travelling yang sesungguhnya :D
Jepara adalah kota pertama yang saya kunjungi ketika berada di Semarang. Dengan menaiki sebuah Jeep tua, saya dan teman-teman melintasi jalanan luar kota di Jawa Tengah. It was amazingly sooo muuuch fun! Kami seperti berada di sebuah petualangan off-road, melintasi jalan malam dengan Jeep besar dan kaca mobil yang terbuka lebar. Ditambah lagi perjalanan kali ini baru diputuskan di menit-menit terakhir, sehingga dengan gaya backpacking saya hanya membawa 2 pasang baju dan uang 100 ribu. 





Perjalanan-perjalanan selanjutnya ke Kudus, Jogja, Solo, Surabaya, dan Malang pun selalu dilakukan dengan cara yang sama. Semuanya penuh dengan spontanitas, and life is about right here, right now!

Bersama dengan mereka, Semarang mengajarkan saya mengenai persahabatan dan bagaimana menerima orang dengan tangan terbuka. Saya termasuk orang terakhir yang datang ke Semarang, dan sebelum saya datang semua teman-teman saya sudah saling mengenal satu sama lain. Tetapi dengan terbuka mereka menerima saya, dan hal yang sama pun terus terjadi dengan orang-orang baru yang datang ke dalam lingkaran pertemanan kami. Satu hal yang selalu saya ingat setiap bertemu dengan mereka adalah, sesi pertandingan UNO kami yang bisa berlangsung berjam-jam lamanya, dari sore hingga tengah malam. it's almost like a tradition, i think :D

Di Semarang saya belajar menikmati hidup. saya belajar bahwa kebahagiaan tidak sulit untuk diperoleh dan dapat muncul dalam berbagai hal, bahkan pada hal paling sederhana sekalipun. saya belajar untuk menikmati kegembiraan yang muncul ketika kami menjelajahi Pantai Bandengan dan sepanjang Pulau Panjang dengan baju yang basah, lalu kering silih berganti. saya belajar untuk tertawa lepas saat kami semua duduk di angkringan dan lesehan di berbagai penjuru kota, menikmati gudeg, es coro-coro, nasi kucing, dan berbagai macam makanan lainnya yang saya yakin tidak akan pernah saya beli saat hanya sendiri. saya belajar untuk menikmati perjalanan dengan bus malam, tempat duduk yang sempit, dan mensyukuri setiap waktu tidur yang diperoleh. saya belajar, untuk menikmati alam sebagaimana adanya.



Passion.


"I try to build my career by doing the things that I really love. For me it is never about the prestige or a better salary. Choose your passion rather than your desire for money. It would be like Holiday all year long!"

saya menemukan tulisan ini di salah satu akun twitter yang di retweet oleh @ReneCC, salah satu career coach yang cukup menginspirasi saya. tulisan ini saya temukan ketika masih bekerja di Semarang, dan menjadi salah satu pendorong cukup kuat yang membuat saya memutuskan mengejar passion.

Do you ever have a passion? things that you would happily do, no matter how hard it is?

I do.
sejak kelas 3 SD, saya selalu ingin menjadi seorang psikolog. ini merupakan kisah panjang yang bermula dari sibling rivalry dan berakhir pada keinginan untuk mempelajari ilmu psikologi. setiap langkah dan keputusan yang saya buat sejak SD hingga bangku kuliah, semuanya dibuat dengan satu tujuan.
Untuk menjadi seorang psikolog.

saya mencintai ilmu yang menjadi core compentency saya ini. Psikologi telah banyak berperan dalam mengajari dan merubah saya menjadi lebih baik, untuk memahami diri sendiri dan alasan dari berbagai perilaku yang ditunjukkan oleh orang-orang disekitar. akan tetapi, tuntutan untuk mencari pekerjaan setelah selesai kuliah membuat saya tidak berpikir panjang ketika itu, dan langsung mengambil kesempatan pertama yang ditawarkan. 

Bukannya tidak bersyukur dengan pekerjaan yang saya peroleh, karena saya pun memperoleh manfaat yang sangat besar setelah bekerja di sana. tidak hanya jumlah gaji yang cukup besar untuk seorang Fresh Graduate, tetapi juga jenjang karir yang sangat baik, dan kesempatan luar biasa untuk mempelajari ilmu perbankan serta financial planning. tetapi bagaimanapun juga, itu bukanlah saya.

saya selalu merasa seperti orang lain selama berada di sana dan tertekan untuk melakukan sesuatu yang tidak pernah bisa saya nikmati, bagaimanapun saya mencoba. semakin keras saya mencoba untuk beradaptasi, semakin besar keyakinan saya untuk berhenti memaksakan diri dan mulai berusaha mengejar impian yang sempat saya kesampingkan sebelumnya.
Saya hanya tidak mau menyesal.
saya tidak ingin melihat ke belakang 10 tahun dari sekarang, bertanya-tanya kemana saja hidup saya selama ini dan menyesali semua kesempatan yang sudah lewat.
Kesempatan yang bisa saya raih seandainya saya mempunyai keberanian dan sedikit kenekatan untuk mengambil resiko, demi kebebasan.

Akhirnya saya pun memberanikan diri untuk mengambil jalan keluar. memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan saat itu bukanlah sebuah proses mudah seperti yang biasa dilakukan karyawan kebanyakan di perusahaan lain. Hal ini disebabkan karena posisi dan jabatan saya di tempat bekerja sedikit berbeda, mengharuskan saya melewati beberapa tahapan birokrasi yang berliku dan memiliki keberanian untuk menghadapi tentangan dan larangan dari pihak senior dan atasan.

But in the end, i made it.

the smell of freedom felt so good.
it's really good to have a hold of my life, once again, in my own hands.
now, i get to decide what i really want to do with my life.
 

dan hal pertama yang saya lakukan adalah mendaftarkan diri untuk mengikuti program pendidikan Magister Psikologi.
Yap. saya memutuskan untuk langsung mengejar mimpi saya.
Setelah beberapa tahapan tes, pada akhirnya saya resmi menjadi mahasiswa calon psikolog :)
Proses belajar yang harus saya lalui saat ini sebagai seorang mahasiswa magister tidaklah mudah. malah kadang kala saya merasa bahwa kini saya harus bekerja jauh lebih keras, dibandingkan dulu ketika bekerja di kantor. belum lagi, saat ini saya tidak mendapatkan gaji. kebalikannya, saya harus membayar ke universitas sejumlah uang yang hampir sama dengan jumlah gaji per bulan yang saya dapatkan dulu.


Tapi entah bagaimana, saat ini terasa jauh lebih menyenangkan.
Maybe this is what people called doing the job with passion.
Melelahkan, tapi rasanya super duper ikhlas dan bahagia :D



Love.

It's funny to think that I have to travel all the way to Semarang to find love.
To have someone so compatible with me, that it feels like we are another half to each other.
But i guess, that's just how life rolls. You never know with whom you're gonna end up with.

belum banyak yang saya tuliskan mengenai dia, so let me introduce him.
His name is Agi Gilang Pratama.
Dia adalah my whole package in one deal. Kenapa?

Karena dia adalah semuanya.
Ia adalah sahabat, sharing partner, teman jorok-jorokan dan melakukan kegiatan bodoh, serta pacar yang menjadi tempat terakhir saya bercerita dan berbagi sebelum mengakhiri hari.
Ada begitu banyak kisah yang saya alami bersama dirinya. Kisah bodoh dan lucu serta kisah manis yang selalu membuat saya tersenyum, tidak peduli berapa kali saya mengulangi kejadian tersebut dalam memori.

Pertemuan pertama saya dengannya terjadi di waktu yang sama dengan pertemuan pertama saya dengan teman-teman baru di Semarang. Setelah pertemuan tersebut, saya, dia, dan anak-anak lainnya banyak menghabiskan waktu bersama, terutama setiap weekend, untuk menjelajahi kota Semarang dan kota-kota disekitarnya.
Saya tidak tahu sejak kapan persahabatan saya dengannya menjadi berbeda dari persahabatan saya dengan yang lainnya. Yang saya tahu, saya sangat menikmati setiap waktu yang kami habiskan bersama. baik saat kami bermain UNO bersama yang lain hingga tengah malam di Peacock, atau waktu berdua yang kami habiskan untuk berbincang mengenai banyak hal dari jam 8 malam hingga 6 pagi keesokan harinya di restoran McDonald 24 jam.
Waktu tidak pernah terasa cukup ketika berada bersama dia.

Saya menyukai kepribadiannya.
Saya menyukai kedewasaannya dan atensi penuh yang dia berikan di setiap perbincangan kami.
Saya menyukai fakta, bahwa bersama dia, saya bisa membicarakan apapun.
Dari isu perbankan, rencana investasi dan harga IHSG hari itu, hingga ke isu sosial, seksualitas, dan dilema kaum gay serta topik diskriminasi dan prasangka yang selama ini saya pelajari selama kuliah.
Ia selalu bisa menjadi sahabat atau pacar, di waktu yang tepat, ketika saya membutuhkannya.


Saya mencintai kesabarannya.
Saya mencintai caranya memperlakukan saya.
Saya mencintai tawa gelinya setiap kali ia melihat kebodohan yang saya perbuat.

Bagaimana ia hanya bisa terperangah ketika tanpa sengaja saya menumpahkan kuah soto di wajahnya, sementara saya yang masih tertawa histeris menyadari kebodohan diri sendiri belum bisa melakukan apa-apa untuk membersihkan kuah tersebut.
Atau bagaimana suara tawanya selalu terdengar di telepon setiap malam, ketika saya membagikan satu lagi cerita tentang kecerobohan yang saya lakukan.
Ya. saya suka semua tentang dia.
Just like people said, love starts from simple things.

Kini kami sedang tidak berada di kota yang sama. Saya kembali ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah, sementara ia tetap di Semarang untuk menyelesaikan kewajibannya. Tetapi, bagi saya, jarak bukanlah masalah. Because distance is just a number, as long as the hearts stay close.
And my heart, is right next close to you.


 

Saturday, June 11, 2011

June Chapter

June came. 
and it brings along new promises and hopes of happiness and love.
i started a new chapter of life in this month.
11th June, 2011 to be exact :)

there are so many tales and stories that i want to share.

but it seems that i never have enough time to write it down.
so in this very short time i have, i just want to share this.
to memorize one more memory of happiness.

life comes with its ups and downs.

and while i had my downs,
i have my ups now.
God has been kind to me.

as i told you before, Semarang has give me a lot of blessing.

it gives me friends and adventures.
amazing trips to towns around Middle Java with an old Jeep,
riding the road with the windows open and laughter in the background.

and most importantly, it gives me companionship.

along with the friendships that grew 
and the love of exploring towns and having fun, i'm falling.
falling for what? i haven't found the words to describe what we have.

all i know is,
the hours and nights we spent in conversations,

the witty banter we threw at each other,
the comfortable silence we enjoy,
and the reluctance to come home when it's time,
i don't want to lose it.

so, hello Agi Gilang Pratama :)
Hello June.
may happiness, certainty, and love surround us.


cheers! 

Tuesday, September 7, 2010

Home



last night, as we went home with motorcycle after a rainy day, i saw people walked on the street.
as i watched them walking fast on the pavement, i started to guess where they're heading to.
and i think, although they might be heading to different directions, they must be going to some places warm, dry, and nice. 
where they get to meet people whom the hold dearly the most.
places they call home.




and as i thinking of this and holding him from behind on his motorcycle.
i realize this.
a home is not just a building. 
a home is not just a place for family.
because a home, is in everywhere and with everyone that make us feel safe and serene.
and while we ride through the misty and cold road,
i found my home. 
in you.




-dee-

Monday, June 28, 2010

Come here. Tell me

come here
tell me everything
come here
don't hold it all inside
come here
i'll share your burden
come here
i'll make it alright
come here
i'll hold you tight
come here
and i'll wipe away all of your fear

so just come here. cause i will always stay. through the good and the bad.

Saturday, April 10, 2010

The Art of Love


beberapa minggu yang lalu, seorang teman memperkenalkan saya dengan sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Guy Sebastian dan Jordin Sparks berjudul The Art of Love. karena penasaran, saya pun langsung mendowload lagu tersebut dan mencari liriknya.

Art Of Love
I’m saying sorry in advance cos this won’t always go to plan
Though we don’t mean to take our love for granted
It's in our nature to forget what matters
How when the going is getting tough
And we’re all about giving up
Things that we never thought we’d gonna say, gonna say them
Things that we never thought we’d play, gonna play them
It ain’t perfect, but it’s worth it
And it’s always getting better
It’s gonna take some time to get it right

Cause I’m still learning the art of love
I’m still trying to not mess up
So whenever I stumble let me know
You need to spell it out
You need to spell it out for me
Cause I’m still trying to learn the art of love

If I forget to get the door
Remind you that you’re beautiful
I know my detail requires more attention
If I ever hurt you it’s not my intention
Cause we’re gonna make our mistakes
Find out how much your heart can take
But I know that you got my back
And baby I got yours

Cause I’m still learning the art of love
I’m still trying to not mess up
So whenever I stumble let me know
You need to spell it out
You need to spell it out for me
Cause I'm still trying to learn the art of love

Sometimes I’m gonna miss
I’m still learning how to give
I’m not giving up
I’m still learning how to love
Learning how to love…

Still trying to learn the art of love
Still learning, I'm still learning art of love
I'm gonna get it sometimes, cause I'm still learning
the
art of love

setelah membaca liriknya saya langsung SANGAT menyukai lagu ini dan liriknya, yang menurut saya, cukup dalam and so true.
di dalam hidup memang tidak akan pernah ada yang sempurna dan akan selalu ada kesalahan, kelalaian, ataupun ketidaksengajaan yang kemudian membuat tidak nyaman orang-orang disekeliling kita, namun semoga dengan semua kesalahan dan pengalaman itu kita bisa belajar untuk menjadi lebih dan lebih baik kedepannya.
terhadap diri kita sendiri, terhadap orang lain disekitar kita, dan terutama terhadap orang-orang yang kita sayangi dan mempunyai arti yang sangat besar di dalam kehidupan kita.

oleh karenanya, dengan semua yang diutarakannya di dalam lirik, saya pun saya resmi menjadikan lagu ini sebagai my monthly song of the mind :)

and Last but not the least,
Happy Monthly Anniversary to You, Big Guy :D

asiik, Bowling. Bowling! hehe..

love and cheers!

Sunday, March 21, 2010

Don't Let Me Fall


I found that songs always have their own way to help me realize or cope with whatever emotions or conditions that I'm going through at some times. And I still finding it amazing how sometimes i accidentally found a song that can describe exactly how i felt.

listening to such a song was just helping me so much to go through some of the worst times i've had in my life. because sometimes, when the world spinning out of your control and no one seems to understand how you really felt, it just feels nice to listen to a song that can describe exactly what you've been going through. And it helped me a lot, to know that there's someone out there who knew how i felt and made a lyrics about that :)

couple of days ago, i found this one song and i get really drawn to it. there's something in the lyrics that just attracted me and made me instantly like the song. so, just check it out.

Don't Let Me Fall by Lenka


underneath the moon, underneath the stars
here's a little heart for you

up above the world, up above it all
here's a hand to hold on to


but if i should break, if i should fall away

what am i to do?

i need someone to take,
a little of the weight
or I'll fall through

Chorus:

you're just the one that i've been waiting for
i'll give you all that i have to give and more
but don't let me fall

take a little time, walk a little line

got the balance right

give a little love, gimme just enough
so that i can hang on tight

we will be alright, I'll be by your side

i won't let you down
but i gotta know, no matter how things go

that you will be around

Don’t let me fall


you'll be the one
that I’ll love forever more

I'll be here holding you high above it all
but don’t let me fall


it's hard to explain why i like this song. i guess it's just that I kinda understand all the uncertainty, the insecurity, and the doubt of wanting to give what we have to someone, but afraid that the other person will not take a good care of it, that this song talked about.

All and all, this is a very nice song with a lovely tunes. Lenka rocks! :)

happy listening, wish you all a lovely love life, and cheers!


Wednesday, February 10, 2010

30 days with you..









For the way you changed my plans
For being the perfect distraction
For the way you took the idea that I have
Of everything that I wanted to have
And made me see there was something missing

For the ending of my first begin

And for the rare and unexpected friend
For the way you're something that I never choose
But at the same time something I don't wanna lose
And never wanna be without you ever again

You're the best thing I never knew I needed

So when you were here I had no idea
You're the best thing I never knew I needed
So now it's so clear I need you here always

My accidental happily ever after

The way you smile and how you comfort me with your laughter
I must admit you were not a part of my book
But now if you open it up and take a look
You're the beginning and the end of every chapter

Who'd knew that I'd be here

So unexpectedly
Undeniably happy
Said with you right here, right here next to me
(Taken from Ne Yo's song, Never Knew I Needed)


You came unexpectedly in my life.
And we met in an unexpected way.
i never thought that you will be a part of my book.
but now that you're in every page of my chapters,
I'm glad that I met you. That I know you. That I love you.
And that you are here, with me.
Because you are the best thing that I will always need.
and I'm undeniably, unexpectedly happy with you right here next to me
.

Happy one month for us, Hon.
May happiness will always be around us for many, many, many, and many months to come.
And Happy soon-to-come Valentine's Day too, Love
Smooch! :)


Friday, February 5, 2010

If You Get Stuck, Move On! :)

Beberapa hari terakhir ini saya sering kali berbincang bersama beberapa orang dengan topik obrolan yang hampir sama. Soal gebet menggebet, suka menyuka, dan konsep jodoh. hmm ya ya, obrolan yang menarik bukan? :D

dari banyak sesi obrolan yang menggunakan berbagai macam media (chat, ngobrol langsung, ym-an), pada dasarnya teman-teman saya ini mempunyai satu masalah yang sama. mereka stuck pada satu orang dan tidak bisa bergerak maju.
atau memutuskan untuk tidak bergerak maju.

contoh pertama adalah salah seorang teman saya yang sudah menyukai seseorang dalam waktu yang cukup lama. saya sendiri sebenarnya masih tidak mengetahui secara persis seberapa besar kadar rasa suka teman saya ini terhadap orang tersebut. Tetapi yang jelas ia cukup menyukai orang ini untuk menjadikan orang tersebut subyek obrolan rutin ketika kami bisa bertemu satu sama lain dan secara berkala selalu mengetahui perkembangan terbaru dalam hidup orang tersebut. tetapi walaupun teman saya ini selalu berusaha untuk tidak sepenuhnya kehilangan jejak orang tersebut, ia selalu melakukannya dengan implisit dan pasif. seringkali saya menyarankan padanya untuk menghubungi orang tersebut kembali, setidaknya sekedar untuk menanyakan kabar, agar orang itu juga tidak sepenuhnya melupakan dia dan siapa tahu justru bisa ditingkatkan menjadi hubungan yang lebih intens lagi.
Tapi dia tidak mau melakukannya. alasannya karena malu lah, tidak enak lah, dan lain sebagainya.
lalu karena dia tidak mau melakukan itu, kemudian saya menyarankan kepada dia untuk mulai mencari seseorang yang lain, dimana dia bisa membina hubungan yang berjalan dua arah, dan bukannya hanya keinginan yang berasal dari satu pihak saja. seseorang dimana dia bisa mempunyai hubungan interpersonal yang sesungguhnya dan bukan hanya sekedar pelampiasan rasa suka dan pengamatan yang dilakukan dari kejauhan.
Ia kemudian mengatakan kepada saya bahwa, tenang saja. Itu memang hal yang akan dia lakukan. Jika nanti dia menemukan seseorang yang bisa membuatnya benar-benar suka, ia akan melupakan gebetannya yang sekarang. tetapi, sampai waktu itu datang, dia akan bertahan dengan orang yang ini dulu.

Contoh kedua berasal dari status yang saya baca di Facebook teman saya dan juga notes teman saya yang lainnya. di status dan notes itu pada intinya mereka menulis bahwa mereka telah mencintai seseorang untuk waktu yang cukup lama, dan mereka akan terus mencintai orang tersebut, bahkan jika harus menunggu seumur hidup agar orang tersebut membalas perasaan mereka.
Tulisan kedua teman saya ini merupakan inti percakapan yang sama yang disampaikan beberapa teman yang lain kepada saya. mereka bercerita bahwa mereka merasa telah menemukan seseorang yang mereka cari selama ini, dan walaupun orang tersebut tidak dapat membalas perasaan mereka saat ini, mereka akan terus menunggu. dan berharap.
Tetapi sayangnya, penantian itu dilakukan dalam diam, tanpa adanya usaha untuk melakukan sesuatu.

mendengarkan cerita mereka, saya jadi mulai berpikir.
di satu sisi, memang kisah tentang seseorang yang menunggu orang yang mereka sukai akan terdengar sangat romantis dan penuh dengan pengorbanan.
tetapi apakah itu adalah hal yang terbaik yang seharusnya dilakukan oleh seseorang?

Mungkin saya adalah tipe orang yang lebih bersifat realistis dibandingkan romantis dalam hal seperti ini, karena bagi saya Hidup harus
selalu terus berjalan. Jika kita tidak bisa memperoleh satu hal yang sangat kita inginkan, daripada terus terpaku dan memandangi hal tersebut dengan obsesi yang tidak sehat, kenapa kita tidak mencoba mengalihkan pandangan dan mencari hal lain (yang mungkin pada awalnya tidak terlintas di pikiran kita) yang memang boleh kita miliki?
Who knows, that second best thing might turned out to be the very best for us. The one that we need the most :)

Ketika teman saya berkata bahwa dia akan melupakan orang yang dia sukai saat ini segera setelah dia bisa menemukan orang lain yang bisa mengalihkan perhatiannya, yang terlintas di kepala saya pertama kali adalah buka hati. ketika itu saya berpikir, bagaimana ia bisa menyukai orang lain jika saat ini didalam kepalanya ia masih terpaku dengan orang yang lama?
menurut saya dalam hal jodoh-berjodoh ini, tidak bisa disamakan dengan menunggu durian runtuh. 'Bluk!', tiba-tiba langsung muncul seorang pria tampan dermawan dihadapan kita yang bisa membuat kita jatuh cinta dalam sekejap dan mengalihkan hati kita dari orang lain. karena seperti hal-hal lain di dalam hidup, perlu
ada usaha yang dilakukan oleh kita untuk menemukan dan mendapatkan seseorang.
Bukan berarti juga kita harus jungkir balik pontang panting untuk memperoleh perhatian mereka, karena justru jika kita harus berusaha terlalu keras didalam sebuah hubungan, maka mungkin sebenarnya that relationships doesn't meant to be. because relationships suppose to be easy and fun. Not hard and exhausting.

Maksud dari Usaha saya disini adalah yang pertama, kita harus berusaha membuka hati. bagaimana bisa kita berharap untuk menemukan orang lain yang bisa mengalihkan perhatian kita, jika selama ini kita berjalan dengan kacamata kuda? Hanya terfokus pada satu orang yang sama dan mengacuhkan yang lain.
cobalah mengenal berbagai macam orang lebih jauh, temukan apa yang menarik dari mereka dengan pandangan yang lebih obyektif, dan jangan takut jika ada kesempatan yang datang.
dan ketika kita akhirnya menemukan orang lain yang bisa mengalihkan pandangan kita, jangan takut untuk menyapanya. untuk mengenalnya lebih jauh. untuk membuatnya sadar, bahwa kita ada dan menjadi bagian yang konstan dari kesehariannya. seperti yang ditulis oleh teman kampus saya di notes Facebooknya,
dan gadis itu berlari menghambur padaku, sesenggukan ia berkata "aku ingin dia mencintaiku"
aku tersenyum lirih, setengah berbisik "dia harus tahu bahwa kau benar-benar ada"
Penantian tidak akan berarti apa-apa jika bahkan orang yang kita tunggu tidak mengetahui keberadaan kita dan kenyataan bahwa kita menunggu mereka.
Selain itu kenapa kita harus menunggu sesuatu disaat di luar sana masih ada banyak orang lain yang mungkin lebih baik, yang menyadari keberadaan kita, dan memandang kita dengan cara yang sama seperti kita memandang mereka?

I once read that Life is just like a bicycle. to keep it in balance all the time, you have to keep moving. Jadi saat kita jatuh, saat kita memperoleh kekecewaan, atau saat kita tidak bisa mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, teruslah bergerak maju dan jangan terpaku dengan kegagalan tersebut. You can either try to do it again -in a better way this time- or set another goal, but whatever it is, the only thing you cannot do is being static and stand still with nowhere to go.

So, let's just live our life with a full speed ahead. never stop, never hesitate, take risks, and do your best with what you've got :)


oh, and although it's a week faster, I wanna say
HAPPY VALENTINE'S DAY!
Let's keep spreading Love and I wish you a lovely month surrounded by your lovely ones :))


Cheers!


Thursday, January 14, 2010

1 2 3 4


1-2-1-2-3-4

You give me more loving than I’ve ever had
You make me feel better when I’m feeling sad
You tell me I’m special even though I know I’m not

You make me feel good when I hurt so bad

Barely getting mad

I’m so glad I found you

I love being around you

You make it easy
Its as easy as
1-2-1-2-3-4


There’s only one thing

To Do

Three words
for you
I love you

There’s only one way to say

Those three words
That’s what I’ll do
I love you


You give me more loving from the very start

You piece me back together when I fall apart

You make me feel good when I hurt so bad

You’re the best that I’ve had
And I’m so glad I found you
I love being around you
You make it easy

It’s easy as

1-2-1-2-3-4


There’s only one thing

To Do
Three words for you
I love you
There’s only one way to say

Those three words

That’s what I’ll do
I love you
I love you

You make it easy

It’s easy as

1 2 1 2 3 4

*Thanks for always making me feel this way every single day, love.

you always make it easy to be around you, therefore I am so glad that I finally found you :)






*taken from Plain White T's song called 1234, with a little bit of modifications.

Wednesday, December 16, 2009

Hubungan Interpersonal Tidak Berstruktur

Menjelang UTS Psikologi Konseling yang lalu, saya diharuskan untuk membaca satu buku Psikologi Konseling yang dibuat oleh Ibu Jeannette Murad Lesmana, dosen kuliah Psikologi Konseling kelas saya. Ketika membaca buku tersebut, ada satu bab yang secara otomatis langsung membuat saya tertawa terbahak-bahak dengan miris dan membuat Citra, teman saya, yang saat itu sedang menumpang nginap di kamar kosan jadi menatap saya dengan bingung.

kenapa saya bisa langsung tertawa seperti itu?
Karena di halaman pertama Bab 3 mengenai Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Proses Konseling, saya menemukan kalimat-kalimat yang mengatakan seperti ini:

Dari 5 faktor yang mendukung konseling, salah satunya adalah Struktur.
Struktur menurut Gladding (1992) adalah sebuah pemahaman bersama antara konselor dan klien mengenai karakteristik, kondisi, prosedur, dan parameter konseling.
Struktur membantu memperjelas hubungan antara konselor dan klien, memberinya arah, melindungi hak masing-masing, serta peran dan obligasi dari konselor maupun klien dan menjamin konseling yang sukses. Selain itu, dengan adanya struktur dapat mengurangi ambiguitas dalam hubungan tersebut.

Bahaya Jika Struktur Tidak Kuat

Struktur sangat penting karena bila konselor tidak memberi struktur, ia tidak fair kepada klien-kliennya karena para kliennya kemudian jadi tidak tahu apa yang disebut dengan konseling.
Klien akan merasa tidak aman, bingung dan takut, dan ia juga tidak bertanggung jawab untuk suksesnya konseling.
Kurangnya pemberian struktur ini menimbulkan kecemasan dalam diri klien dan mungkin menyebabkan kegagalan konseling.
nah, sekarang coba gantikan posisi klien dengan diri anda sendiri.
lalu gantikan posisi konselor dengan seseorang, dimana anda sedang menjalin hubungan.
gantikan kata struktur dengan kata status.
dan yang terakhir gantikan kata konseling dengan kata hubungan interpersonal (as in relationship).

can you see this in a different perspective?

membaca penjelasan mengenai struktur dalam hubungan konseling diatas, saya merasa penjelasan itu sangat dapat diterapkan didalam kondisi kehidupan disekitar saya, dimana keadaan tersebut mirip dengan yang dialami seseorang yang saya kenal dekat.

seperti yang dikatakan oleh Lesmana (2006), didalam sebuah hubungan (dalam hal ini saya akan lebih menekankan ke hubungan interpersonal antar lawan jenis) diperlukan sebuah status yang merupakan hasil dari kesepakatan bersama mengenai kondisi, prosedur, dan parameter dari hubungan interpersonal tersebut.

Kondisi yang dimaksud adalah situasi dimana kedua orang yang menjalin hubungan berada. apa yang mau mereka lakukan dan apa tujuan yang ingin dicapai oleh mereka berdua ketika memutuskan untuk mengenal satu sama lain secara lebih dekat lagi.

Prosedur adalah cara yang dilakukan oleh salah satu pihak dalam melakukan pendekatan kepada pihak yang lainnya. Cara pendekatan haruslah dilakukan dengan sehati-hati mungkin sehingga tidak menimbulkan salah paham kepada salah satu pihak dan menyakiti pihak yang tidak bersalah. ketika melakukan prosedur konseling maka konselor (sang lawan jenis) diharapkan untuk terlebih dahulu telah merasa yakin dengan intensi mereka, sehingga hubungan yang telah dibina dapat berjalan dengan baik dan tidak ada pihak yang mengundurkan diri di tengah berjalannya konseling. hal ini terutama ditujukan kepada pihak Konselor, karena penerapan prosedur yang tidak jelas dan / atau mundurnya Konselor di tengah berjalannya sesi konseling dapat menyebabkan kebingungan dan kepanikan pada Klien mereka.

kemudian yang terakhir adalah Parameter dalam hubungan interpersonal. ketika melakukan sebuah hubungan, konselor dan juga klien sangat disarankan untuk membicarakan parameter hubungan mereka. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada gesture-gesture yang dapat menimbulkan kebingungan dan membuat klien mempertanyakan maksud dari sesi konseling atau hubungan antara dirinya dan sang Konselor. sang Konselor pun diharapkan untuk konsisten dengan treatment (perlakuan) yang telah ia berikan kepada sang klien dari awal sesi konseling mereka dan tidak menyangkal apa yang telah ia berikan pada klien ketika di tengah-tengah sesi konseling ia mengalami perubahan pikiran atau ketika menganggap bahwa sesi konseling ini mungkin tidak akan berhasil.
Kejujuran dan Keberanian untuk mengatakan hal yang sebenarnya adalah elemen penting yang harus dimiliki oleh seorang konselor (baca: lawan jenis).

Dari ketiga elemen Struktur (atau Status) diatas, maka dapat kita lihat bahwa Status sangat penting agar kedua belah pihak yang terlibat didalam Hubungan dapat terhindar dari ambiguitas. Hal ini dikarenakan status membantu memperjelas hubungan antara diri anda dan lawan jenis, memberikan arah yang jelas, dan yang paling penting melindungi hak-hak masing-masing pihak dalam rangka mewujudkan hubungan interpersonal yang sukses.

seperti yang telah tertera diatas, Lesmana (2006) juga menyatakan bahwa salah satu alasan mengapa sebuah struktur itu sangat penting didalam sebuah Konseling adalah karena Konselor haruslah bersikap fair (adil) kepada Kliennya dengan cara memberikan sebuah struktur kepada mereka, sehingga sang Klien akan memperoleh pemahaman yang jelas mengenai apa yang disebut sebagai sebuah Konseling.
jadi, jika anda berada diposisi sebuah hubungan interpersonal, sangatlah penting bagi sang Lawan Jenis untuk menetapkan status yang jelas atas hubungan yang ada diantara anda berdua. jika sang Konselor tidak juga dapat memberikan struktur didalam sesi konseling, maka anda pun berhak untuk mempertanyakan maksud dari Hubungan yang ada.
karena kunci dari hubungan yang sehat adalah: Komunikasi yang lancar dari kedua belah pihak.

Tidak adanya Komunikasi yang baik diantara kedua belah pihak dapat menyebabkan diri Klien merasa tidak aman, bingung, dan takut. hal ini dapat dipahami, karena didalam sebuah hubungan, diperlukan adanya pemahaman bersama, seperti yang telah disebutkan sebelumnya oleh Lesmana (2006), akan posisi dari Klien dan Konselor. Konselor yang baik akan selalu berusaha agar tidak timbul kecemasan di dalam diri Klien karena kurangnya struktur (dalam hal ini penegasan akan status) yang kemudian dapat menyebabkan timbulnya permasalahan-permasalahan lain dan mengarah kepada gagalnya hubungan interpersonal yang telah terbina.
Seperti yang telah diketahui bersama oleh banyak orang, Kepercayaan dan Sikap Berpikir Positif adalah sesuatu yang diperoleh dengan usaha dan pembuktian, dan bukannya terberi begitu saja.

Ketika suatu sesi Konseling tidak berjalan dengan semestinya dan sang klien justru merasa semakin terpuruk, bingung, dan tidak memperoleh pencerahan dari sesi Konseling yang dilakukan bersama dengan Konselor, maka mungkin itulah saat dimana Klien bisa mempertanyakan kembali Kondisi, Prosedur, dan Parameter yang sebenarnya dari sang Konselor.
atau untuk lebih singkatnya, ketika anda berada didalam kondisi hubungan Interpersonal yang tidak jelas dan itu membuat anda merasa bingung, tidak aman, cemas, dan mempertanyakan semua yang sudah anda alami, maka mungkin itu adalah saat yang paling tepat untuk memperjelas segalanya.

because my friend, dalam kehidupan nyata, sesi Konseling yang dilakukan dengan Konselor yang tidak jelas, biasa disebut dengan Hubungan Tanpa Status.
dan percayalah pada saya, *walaupun saya tidak berbicara mengenai ini dari pengalaman sendiri* tetapi Hubungan seperti itu tidak pernah memberikan efek baik dan hanya bisa memberikan emosi-emosi negatif kepada pihak yang dirugikan.

Pilihlah konselor yang dapat anda percaya, yang dengan jelas sudah memberikan Peta jalannya Konseling sejak awal sesi Konseling (Lesmana, 2006) dimana sang Konselor dengan bertanggung jawab sudah menjelaskan dari awal apa saja yang ingin ia lakukan dalam sesi Konselingnya bersama anda dan tidak berkelit atau berusaha mengubah arah Konseling (Hubungan) ketika didalam prosesnya, Hubungan tersebut menghadapi halangan atau rintangan.
Masalah ada untuk dihadapi, bukan untuk dihindari.

So people, choose wisely..
karena sakit gigi tidak enak, tetapi sakit Hati lebih tidak enak lagi.
karena tidak ada Dokter Gigi yang bisa menambal hati secara instan pada saat sakit.
pada saat hati yang sakit, yang bisa kita lakukan hanya berusaha berjuang dengan coping mechanism kita masing-masing untuk berusaha melupakan, memaafkan, dan bergerak maju lagi. dan proses itu adalah proses yang memakan waktu tidak singkat dan butuh darah serta air mata untuk melakukannya. Jadi waspadalah! :)

selamat menjalani hidup,

dan

cheers!


REFERENSI:

Lesmana, J.M. (2006). Dasar-Dasar Konseling. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia UI Press.




Saturday, December 12, 2009

Vivid Dream of Us

last night I had a dream
A dream that was so real and so vivid
I thought it was reality and I finally go back to that time
the time where I usually walking down the road
with you beside me.

but then I woke up
and realized
that it was just a dream
although the dream felt like reality
and the true reality felt like a dream
because it felt so real.
it felt so right.
and I felt calm all over again just like I used to be
when we walking down the road

but the time had passed.
the time had passed for us long time ago
and I've found another bitter sweet of loves since you
although nothing ever the same

but it's okay.

because I don't regret what I lost.
Instead, I smile for what I had.
and I had a lot.

cheers!


(just another melancholic post for a melancholic state of mood).