Monday, April 25, 2011

The Last Walk to Remember

apakah kamu masih ingat kisah tentang bagaimana kita bertemu?
aku masih ingat. 
kisah tentang pertemuan sederhana.
kisah yang dulu kita harap dapat diceritakan hingga 100 tahun mendatang.

apakah kamu masih ingat bagaimana cerita tentang kita mengalir?

apa? kamu lupa?
ya, aku juga sama. waktu terus mengikis ingatanku tentang kamu dan kita.

tetapi kini untuk yang terakhir kalinya, aku ingin mengenang semuanya.

menuliskannya, agar kelak kita tidak benar-benar melupakan, bahwa aku pernah hadir di dalam hidup kamu, dan kamu pernah menjadi yang utama di dalam hidupku.


Apakah kamu tahu?
foto ini adalah foto pertama kamu yang aku lihat. sebelumnya, aku tidak mengenalmu.

butuh waktu berminggu-minggu bagiku untuk memutuskan apakah aku mau menjadi teman kamu atau tidak, dan berbulan-bulan sebelum aku mengijinkanmu untuk mengenalku lebih jauh.
tetapi beruntunglah saya (dan kamu), untuk mempunyai kesempatan saling mengenal, karena waktu itu adalah 14 bulan terbaik yang pernah aku bagi dengan seseorang.


hey, ingatkah kamu pada pertemuan pertama kita?

ingatkah kamu pada kecanggungan itu?
dan bagaimana untuk berbulan-bulan kedepannya, kita selalu mempraktekkan kembali pertemuan pertama itu setiap kamu menurunkanku di depan halte kampus?
aku ingat.
dan aku pun masih mengingat kekagetanku, disaat kamu turun dari motor dan berdiri.
aku merasa seperti berjalan di samping raksasa, karena kamu begitu tinggi.


aku selalu menyenangi kencan pertama kita.
aku senang bukan karena film yang kita tonton, atau tempat kemana kita pergi.
tapi aku menikmati waktu ketika kita berbelanja di supermarket dan menyelinapkan makanan ke dalam bioskop. hal itu membuatku tahu, bahwa aku bisa bersenang-senang dan berbuat jahil bersama kamu.
I've found my perfect partner in crime.

kemudian, hari minggu yang cerah dalam perjalanan menuju Gadog dan foto yang kamu buat sesudahnya.
hari itu sesungguhnya adalah hari yang dipenuhi keraguan bagiku.
aku nyaman bersama kamu, 
tetapi apakah kita sudah cukup mengenal satu sama lain?
siapa kamu yang sesungguhnya?
dan.. apakah kita akan bahagia?

aku melihat kamu yang berada di sampingku, dan semua keraguan itu menguap.

aku tidak tahu mengenai masa depan, tetapi dengan kamu, aku akan mencobanya.
kita belum mengenal banyak, tetapi melihat kamu dan mendengarkan perkataan hatiku, 
aku tahu bahwa semua akan baik-baik saja.
kamu akan menjagaku, dan aku akan menyayangi kamu. my big, lovely man..


do you still remember our college moments?
our fun dates?
ingatkah kamu pada semua perjalanan kereta api yang kita lalui? semua canda tawa, kelelahan, kebahagiaan sederhana yang kita bagi selama petualangan kecil kita? 
petualangan yang membawa kita ke tempat-tempat yang sudah terlupakan begitu kita beranjak dewasa. petualangan yang mengajarkan bahwa kesenangan akan selalu dapat kita temukan dimanapun kita berada. 
meskipun diantara kereta ekonomi yang penuh sesak, jalanan basah sehabis hujan, ataupun teriakan anak kecil yang sibuk berlarian ketika kita memilih hari yang salah untuk berkunjung ke Seaworld. 

bersama aku, bersama kamu, dimanapun itu adalah hari yang menyenangkan. 

karena seperti yang pernah kamu katakan,
"yesterday was a good day within a bad day.
good day, because I was with you.
bad day, because it was raining."
but being with me, totally beat the bad day, right? :)






waktu begitu baik kepada kita karena memberikan aku dan kamu 7 bulan yang menyenangkan. 7 bulan yang kita bagi diantara waktu skripsi dan menghabiskan waktu bersama. 7 bulan yang diakhiri dengan janji yang ditepati untuk saling mendampingi satu sama lain.

apakah kamu tahu apa yang membuatku tetap berjuang 

untuk menyelesaikan skripsi tepat waktu?
aku ingin mendampingimu. 
aku ingin bersama kamu, di hari ketika kita memakai toga.
kita sudah berjanji bukan?
untuk saling mendampingi satu sama lain, ketika wisuda datang?
and this is me. fulfilled my promise.





it was one of the happiest day in my life.
i got my dream to learn psychology fulfilled.
i was surrounded by all of my family members.
and i had you. 
we graduated together. 
we fought for it, and we won.








college ended. and it was time to face the real world.
time for both of us to grow as adults.
it just, at that time, i didn't know that as we grow, we'll grow apart.
what i know at the time, was only that you look good in suit.
we both look good in our professional banker's suits :)
tetapi seiring dengan kesibukan kita, waktu berjalan dengan cepat.
tekanan meningkat dan janji-janji pun dilupakan.
semula kita mengira bahwa semua akan baik-baik saja.
tetapi konsekuensi dari pilihan yang telah kita tetapkan,
membuat kita memilih.
aku memilih kamu.
tetapi kepastian akan pilihanku, memberikan harapan yang membebani kamu.
kamu dan kehidupanmu.

kita terus berusaha.

di tengah kesibukan untuk meluangkan waktu.
untuk membuat satu sama lain tidak menunggu dan tersisih.
dan betapa aku semakin menghargai setiap momen yang kita miliki bersama,
setiap kepedulian yang terucapkan,
dan canda tawa yang terlontar disela ujian dan pembelajaran.
tetapi itu semua tidak bertahan lama.
aku tau bahwa aku sudah kehilanganmu, lama sebelum kamu melepasku.
masalah timbul dan kita tidak bisa mengatasinya.
mungkin karena kita kurang berlatih.
kurang berlatih untuk marah dan mengatasi kemarahan.
untuk kecewa dan mengucapkan penghiburan.
dan yang terlebih, 
untuk jauh dan tetap menjaga kedekatan.

aku berusaha. demi Tuhan, aku berusaha.

untuk kamu. untuk kita. 
untuk sesuatu yang layak diperjuangkan.
untuk seorang pria hebat, yang aku tahu kamu akan menjadi.
dan untuk seorang wanita, yang tidak akan berhenti mencintai.

 
tetapi disinilah kini kita berada.
terpisah di dua tempat yang akan terasa dekat jika kita berjuang.
tetapi kini menjauh karena kita belajar untuk melupakan.
melupakan bahwa kita memiliki satu sama lain,
dan memilih untuk berjalan sendiri.


dan di kota ini,
untuk terakhir kalinya saya melakukan perjalanan kembali untuk mengingat.
mengingat kebahagiaan dan tawa yang dihasilkan.
serta kesedihan dan air mata yang dirasakan.
untuk tidak melupakan seseorang yang telah memberikan rasa nyaman.
seseorang yang telah menjadi rumah bagi saya.
because a home, is where your heart is.
and my heart, is used to belongs to you.

kita adalah kenangan yang indah.

dan aku tidak ingin menghilangkannya begitu saja, 
seolah kita tidak pernah berarti apa-apa.
dan seperti yang pernah kubilang,
menghapus foto dan melupakan cerita kita,
akan terasa seperti menghilangkan satu bagian besar dari hidupku.
dari hidup kita.
dan bagiku, kamu dan kita terlalu berarti untuk diperlakukan seperti itu.
so here's for you. and for me.

The Last Walk to Remember. 




Sunday, April 3, 2011

Bagaimana Jika..

suatu hari, aku pernah bertanya kepadamu.
apa yang salah dariku? apa yang membuatmu tidak lagi 
merasakan apa yang hingga kini masih aku rasakan?

dan kamu menjawab, bahwa aku sempurna.

siapapun yang memilikiku nanti akan sangat beruntung.
kemudian aku memaksamu lagi.
tidak, pasti ada sesuatu yang kurang dariku, jika kamu memutuskan untuk melepasku.
dan kamu pun berkata, bahwa aku benar benar sempurna.
aku sempurna dalam caraku menyayangi seseorang.

aku terdiam. 

jika aku begitu sempurna, kenapa kita tidak bisa terus bersama?
jika aku sempurna, mengapa kamu begitu rela untuk kehilanganku?
katamu, itu hanya karena kamu tidak bisa berada dalam ketidakpastian.
ketidakpastian akan keberadaan kita berdua.


tetapi bagaimana jika..
bagaimana jika hari ini juga aku memutuskan untuk pergi?
melepaskan semuanya dan menuju tempat kamu berada?
atau..
bagaimana jika aku berjanji aku akan menemukan caranya?
bersabarlah beberapa bulan lagi, 
dan aku akan menemukan cara untuk menuju tempatmu.
bagaimana jika seperti itu?

why don't you have a little faith in us?

Wednesday, March 30, 2011

Useless Knowledge

It's funny.
When you date someone, it's like you're taking one long course in who that person is. 
And then when you break up, all that stuffs become useless. 
It's the emotional equivalence of an English degree.

(How I Met Your Mother Season 5, episode 3)


Sunday, March 27, 2011

Hello Dee..



Q: Hello dee..
A: Hello :)
Q: Are you okay?
A: Yes, I am fine!
    .....
    Actually... No I am not.
Q: Why? What happen?
A: I don't know. I am alone, in this strange city. I am missing my friends.
    And I'm missing you. 
    There's so many things I want to say to you.
    I want to say I love you. I want to say, that I wish you would have fight for   
    me. I wish the thought of losing me, is unimaginable and unbearable to you.
Q: I'm moving on, dee. I don't want to hurt you any further, so i decided to let   
     you go.
A: I know, you don't want to hurt me. I only wish you decided to fight with
    me so I won't get hurt anymore and safe beside you, rather than give up 
    and just letting me go.
    Because, some what, it's still hurt me inside. To not worth your fight :( 

Monday, March 14, 2011

Closed Chapter



since this blog have documented every journey i made in my life for almost 2 years, so I think it's sufficient for me to write this news here.
okay, here it goes.

last night I broke up with my boyfriend.

yeap. that guy. the one I thought will be the one person who's gonna be with me for the rest of my life.

so, there you go. The breaking news.

i can't write too much right now. i'm still in the office, and I can't find a secret place to cry, which I will be doing if I keep writing this blog now.

but don't worry. I will write another posts. maybe lots of them. for those of you who've read my blog since 2009, you must already know that I become productive when I get broken-hearted. Ha Ha Ha.



so wish me luck. wish me happiness, and a chance to meet my true prince.
and i wish all of you a lot of happiness and luck too in life :)




Sunday, March 13, 2011

Falling Out of Love



i have this one weakness.
i was never falling out of love.
once I'm in it, I keep stay there.
until one day, it's all gone.
and I was left there alone.
gasping out of breath. 
wondering what happen that make it all go away?


sometimes, I wonder.
what does it feels?
to love someone so endearingly for some times,
and to lose all that feeling another time?
is it happen overnight? is it happen gradually?
is it need any external distraction to make someone fall out love?
do you need to fall in love to someone else first, before you can fall out of love?
or do you just need some times separate from your lover, to lose all the feeling?


i don't know.
for me, once I love someone, then i keep on loving them.
as long as we're okay.
as long as we are not abusive toward each other.
as long as nothing bad or destructive happen, then i will keep loving them.
and IF there is something that i can't accept from someone, then i will talk it out.
discuss it, in an adult manner. 
find the way out and how to solve it.


so I'm really curious.
how does it feel, really?
how does it feel to stop being in love with someone, and ignore them like they never matter to you at all?
as if, all the times and the hours you've spent with each other is never happen?
tell me, because I think I need to know how does it feel to be able to understand how it can happen.


can YOU tell me?

Saturday, March 12, 2011

What Else Did You Looking For?

saya punya satu permintaan saat ini:
boleh tidak saya menggetok kepala seseorang?
sekali saja. tetapi dengan sangat keras.

karena saya sangat ingin menyadarkannya. 

karena sedikit lagi, dia akan menghilangkan sesuatu yang berharga.
sesuatu yang kami miliki berdua.
sesuatu yang spesial, yang tidak akan terlalu sering kami jumpai dan miliki dengan orang lain.


saya tidak mengerti.
mengapa seseorang mau menghilangkan sesuatu yang baik, yang menyenangkan bagi kami berdua?
ketika kamu memiliki hubungan yang suportif, 
yang saling menghargai dimana tidak pernah ada kalimat kasar dikeluarkan saat berargumen, 
hubungan yang dewasa,
saling jujur,
saling sabar,
dan satu sama lain adalah baik untuk kami masing masing,
kenapa kamu mau menghilangkan itu semua?


tidak pernahkah kamu melihat hubungan yang dimiliki orang lain?
semua pertengkaran,
ketidakpercayaan,
keegoisan,
ketidaksabaran dan pengertian,
tidakkah kamu merasa bersyukur dengan apa yang kita miliki?

karena saya bersyukur.

saya benar benar bersyukur, untuk memiliki kamu,
dan memiliki kita.

is that so hard to see?
what else did you looking for? :(